TENTANG Pastioke.com

Berbagi semua informasi yang PastiOke

Alasan Orang Kidal Jauh Lebih Penakut


INILAH.COM, London – Hasil studi terbaru menyatakan, orang kidal memiliki rasa takut lebih besar dibandingkan orang normal.

Dalam ujicoba, sekelompok partisipan diminta menonton video klip film Silence of the Lamb berdurasi delapan menit. Setelah itu, partisipan diminta mengingat adegan yang ada dalam video tersebut.

Ternyata partisipan kidal hanya bisa mengingat sebagian dari adegan film tersebut. Selain itu, penggambaran orang kidal dipenuhi pengulangan yang menunjukkan gejala menderita Post Traumatic Stress Disorder(PTSD).

“Gejala PTSD berlipat ganda pada orang kidal dibanding orang normal,” papar pemimpin studi Dr Carolyn Choudhary dari Queen Margaret University di Edinburg.

Chouddhary yakin, temuan ini bisa memberi pandangan baru cara manusia menderita gejala PTSD.

Selain itu, melalui studi ini pula, peneliti bisa mengetahui cara kerja otak saat merespon rasa takut.

“Terdapat dua sisi otak yang berperan merespon PTSD.Otak kanan diketahui merespon rasa takut. Pada otak orang kidal, otak kanan sangat dominan,” papar Choudhary.

Hasil studi ini akan dipresentasikan dalam konferensi tahunan British Psychology Society, pekan ini. [mor]
Read More...

Waspada.. Orang Kurang Berpendidikan itu Cepat Tua Lho


REPUBLIKA.CO.ID,LONDON - Orang yang kurang berpendidikan itu cenderung menua lebih cepat. Demikian menurut sebuah penelitian di Inggris yang mencakup 400 wanita dan pria.

Bukti DNA memperlihatkan sel penuaan lebih sempurna di orang dewasa yang tidak punya kualifikasi pendidikan dibandingkan dengan mereka yang punya gelar sarjana. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal kesehatan Brain, Behaviour and Immunity.

Para peneliti berpikir pendidikan akan membuat orang hidup lebih sehat. Yayasan Jantung Inggris mengatakan penelitian yang dilakukan di London ini memperkuat perlunya usaha untuk mengatasi masalah kesenjangan sosial. Hubungan antara kesehatan dan status ekonomi sosial itu muncul dengan jelas lewat hasil penelitian ini.

Mereka yang miskin itu cenderung merokok, kurang berolahraga dan kurang punya akses untuk mendapatkan jaminan kesehatan dibanding mereka yang kaya. Selain itu, latar belakang pendidikan cenderung menjadi faktor penentu yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan mereka dalam jangka panjang. Hal ini disebabkan karena latar belakang pendidikan membantu orang mengambil keputusan yang lebih bagus terkait kondisi kesehatan mereka.

Andrew Steptoe, profesor dari University College London yang menggusung penelitian ini, mengatakan bahwa pendidikan adalah pertanda status sosial yang orang dapatkan dalam awal hidupnya. ''Penelitian kami menunjukan kondisi status sosial yang rendah itu mempercepat tumbuhnya sel penuaan,'' katanya.

Tim peneliti Professor Stetoe mengambil sampel darah dari lebih 400 orang dewasa berumur antara 53 dan 75 tahun.
Read More...

Perbedaan Mendasar Windows dan Linux

Seorang bernama Jack Wallen yang telah menggunakan Linux sekitar kurang lebih 10 tahunan mengakui bahwa dari awal dia mengetahui adanya perbedaan mendasar antara Linux dan Windows yang akan membuat keduanya selalu terpisah. Namun ini bukanlah suatu bahasan mengenai Sistem Operasi (OS) mana yang lebih baik antara Linux dan Windows. Setidaknya ada beberapa perbedaan yang mendasar diantara keduanya yaitu :

1. Full Access dan No Access Perbedaan yang sangat significan antara keduanya adalah kebebasannya dalam mengakses Source Code. Fakta bahwa Linux memiliki GNU Public License telah memungkinkan para penggunanya untuk mengakses sampai ke kode Kernel yang menjadi dasar Sistem Operasi Linux. Sedangkan Windows ? Silahkan anda mencobanya jika anda bisa, kecuali jika mungkin anda termasuk anggota kelompok yang terseleksi yang diizinkan Microsoft untuk mengaksesnya.

2. Licensing Freedom vs Licensing Restrictions Dengan Linux GPL-Licensed OS, maka kita bebas untuk memodifikasi suatu software dan menggunakannya atau bahkan mempublikasikan ulang dan menjualnya (selama kodenya masih tersedia). Dengan GPL ini pula, maka kita dapat mendownload sebuah salinan Linux (atau aplikasi pendukungnya) dan menginstallnya di seberapapun komputer yang kita ingin gunakan. Berbeda dengan Microsoft License, kita tidak akan diperbolehkan melakukan hal-hal tersebut. Kita dibatasi hanya pada license yang telah kita beli saja. Jadi misalkan anda membeli 10 License, maka anda hanya bias menginstall OS tersebut hanya pada 10 unit komputer saja.

3. Online Peer Support vs Paid Help-desk Support Dengan Linux, anda akan mendapatkan support dari forum, online search, dan beberapa situs web site. Jika memang dibutuhkan, anda juga dapat membeli contract support dari perusahaan Linux yang besar (Red Hat dan Novell) Sedangkan Windows, anda memang bisa mendapatkan hal yang sama dari Microsoft dan banyak situs online. Bahkan anda dapat membeli support dari Microsoft sendiri. Namun dukungan erat dari komunitas pengguna Linux biasanya membuat kesempatan untuk mendapatkan solusi dari masalah menjadi lebih cepat.

4. Full vs Partial Hardware Support Hampir semua pembuat hardware biasanya sudah menyediakan driver yang compatible dengan Windows. Ini agak berbeda dengan Linux dimana masih ada beberapa hardware yang ternyata masih belum support atau tidak dapat berfungsi jika digunakan dengan OS Linux.

5. Command Line vs No Command Line Bagaimanapun memang kekuatan utama Linux adalah di Command Line. Meskipun Linux sekarang didukung dengan tampilan Graphis yang sangat baik, namun command line tetap menjadi tool yang tidak ternilai untuk perkerjaan administrasi OS. Sedangkan Windows memang dilahirkan dari awal dengan menggunakan tampilan graphis. Memang di Windows masih bisa menggunakan Command Line, namun tidak sefleksibel Linux.

6. Centralized vs Noncentralized Application Installation Di Linux, installasi terpusat di satu lokasi, misalkan melalui Package Management System semacam Synaptic. Sedangkan di Windows, installasi dilakukan dari masing-masing software yang akan diinstall dengan menjalankan file setup.exe

7. Flexibility vs Rigidity Pada Windows kita bergantung pada apa yang Microsoft anggap ideal pada sebuah desktop. Sedangkan pada Linux kita dapat memilih seberapa banyak kelengkapan desktop yang kita inginkan. Dari mulai yang sederhana semacam Fluxbox sampai yang canggih semacam 3D Compiz. Linux desktop sangat fleksibel untuk digunakan di berbagai kondisi komputer yang digunakan. Sebenarnya masih ada beberapa lagi perbedaan yang disebutkan oleh Jack Wallen. Hanya saja saya tidak cantumkan di sini karena saya pikir beberapa perbedaan tersebut tampaknya sudah mulai mengecil. Tapi bagaimanapun jika anda ingin membaca tulisan Jack Wallen ini, anda dapat membacanya dalam ebook tulisannya : "10 Fundamental Differences Between Linux and Windows".
Read More...

Cara Mencuri Perhatian Google dengan Googlebot



Saya pernah mencoba Iseng-iseng menetes Isi Content Blog Saya apakah Terindeks Google dengan Baik apa Tidak.3 Hari Setelah Memposting Artikel Saya dengan Keyword" 37 Kelebihan dan Manfaat Linux" ternyata terindeks berada di Halaman 1 Google Baris Pertama. 2 Hari kemudian saya Tes dengan Keyword yang sama Ternyata Turun menjadi Halaman 1 Baris ke 3.Mengapa Bisa Demikian??Ternyata ada Yang Mengcopas Artikel Saya sehingga peringkat di Google menjadi Turun.Saya Bukan Mempermasalahkan Yang "Meng-COPAS" artikel milik saya tapi mengapa Google lebih mengedepankan Postingan Yang "Fresh" walaupun "COPAS".Setelah melakukan Observasi ternyata Penyebabnya adalah Googlebot.Googlebot adalah robot yang di kirimkan oleh Google untuk mengambil informasi baik berupa Postingan maupun Link yang Masuk yang update/Fresh dari Blog maupun website Sobat.(Dengan Catatan Website/Blog Sobat sudah Terindex Oleh Google).

Googlebot sendiri terbagi menjadi 2 Jenis, Yaitu :
Deepbot
Deepbot mencoba untuk mengikuti setiap link dalam sebuah website dan men-download sebanyak mungkin halaman website anda. Proses ini akan selesai sekitar sebulan sekali

Freshbot
Freshbot meng-crawl website dan mencari fresh content. Freshbot mengunjungi website yang frekwensi berubahnya tinggi, tergantung seberapa frekwebsi berubahnya, jika frekwensi content website anda tinggi maka Fresh bot akan sering datang ke rumah anda, Googlebot hanya mengikuti Href link dan SRC link.

So Kesimpulan yang bisa saya Ambil(Kesimpulan dr seorang Newbie.... Bagi yang sudah Master Tolong di Benarkan atau di Tambahkan) :
1) Rajinlah Untuk Memposting Suatu Artikel Kalau bisa sih setiap Hari dan Content Kalau Bisa juga Original Sehingga Freshbot bisa sering singgah di Blog anda.(Percaya atau Tidak Google sangat Menyukai Artikel Yang Masih Fresh)

2) Rajinlah Untuk meningalkan Jejak berupa Link sobat (Sebaiknya Berupa Komentar Jangan Hanya Di Buku Tamu Saja) Karena Googlebot Yang singgah di Blog yang sudah kita berikan komentar tadi akan meelusuri Link Komentar yang Masuk dan sobat tinggal menunggu Giliran Dan Antrian Saja untuk di Singgahi Oleh Googlebot.

3) Jangan Terlalu Sering Memposting Berita yang sudah "BASI" alias Postingan "Copas" kecuali memang Terpaksa karena Sulitnya mencari "Inspirasi" suatu Postingan.Google adalah Mesin Pencari yang sangat Pintar dan Genius dia tidak bisa di Bohongi oleh siapapun.Google bisa saja menurunkan Peringakat Blog maupun Website Anda dan kemungkinan Terparah di "Banned" jika Postingan anda Hasil "Copas".

4) Jika Sobat Pernah Memperhatikan Banner "Googlebot Last Acces" pasti selalu berbeda-beda kapan terakhir kalinya Googlebot masuk ke Blog Sobat.Jika sobat melihat ada Blog yang memasang Banner "Googlebot Last Acces" lihat kapan terakhir kalinya Tanggal Googlebot masuk ke Blog Tersebut dan Jangan Tunggu Lama silahkan Berikan Komentar ataupun Mintalah Untuk Tukaran Link.

Mungkin Itu saja yang Bisa saya Ceritakan kepada Sobat Semua.Jika ada Tambahan dan Perbaikan silahkan Isi Komentar Sobat demi Pencerahan Bersama.

"Warning"
Anda Boleh COPAS dan Publish Ulang Asalkan Mencantumkan Link Original Blog Ini.
Read More...