TENTANG Pastioke.com

Berbagi semua informasi yang PastiOke

Segudang Manfaat Binatang Belut

Hewan yang hidup di daerah tropis memiliki sisik sedikit, dapat bernafas di dalam udara, tekstur yang cenderung licin, memiliki sirip ekor yang memanjang dan tidak memiliki tulang rusuk.
Belut masuk didalam kelompok ikan, sehingga belut banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Belut sendiri memiliki banyak kandungan gizi, sama halnya dengan ikan.
Terdapat dua jenis belut yang banyak ditemukan di Indonesia, yaitu belut sawah dan juga belut rawa. Jika ingin mengkonsumsi belut yang banyak dagingnya, belut sawah merupakan pilihannya.
Kandungan gizi pada daging belut
Kandungan protein yang tinggi, mineral, vitamin juga lemak pada belut sama halnya seperti kandungan pada manfaat ikan, karena belut merupakan bagian dari jenis ikan.
Belut juga berfungsi sebagai indikator penting yang dipergunakan untuk mendeteksi terjadinya pencemaran lingkungan atau penurunan kualitas air. belut lebih suka bertelur di air yang dangkal.


Manfaat daging belut berdasarkan kandungannya:
1. Fosfor
Jika kalian menginginkan tulang yang kokoh dan kuat, serta untuk menghindari atau meminimalisir dari terjadinya pengeroposan pada tulang atau yang lebih dikenal dengan osteoporosis, maka layak untuk manfaat daging belut ini. Hal tersebut sama seperti manfaat susu, manfaat yoghurt atau manfaat udang.
2. Zat Besi
Manfaat zat besi bagi tubuh manusia,berfungsi untuk mencegah anemia. Zat besi yang kurang akan mempengaruhi pembentukan hemoglobin pada sel darah sehingga kurangnya suplai oksigen ke seluruh tubuh.
Jika sistem kekebalan tubuh terganggu, sangat baik untuk mengkonsumsi belut ini. Zat besi juga banyak terdapat pada :
- manfaat bayam
- manfaat hati ayam
- manfaat cumi-cumi
3. Kalori
Kalori yang terkandung dalam belut juga sangat tinggi, kalori yang tinggi membantu memenuhi kebutuhan tubuh untuk melakukan aktivitas didalam kehidupan sehari-hari. Hal ini juga harus berhati-hati jika menyandingkan masakan belut dengan manfaat nasi putih yang memiliki banyak karbohidrat.
4. Kaya Vitamin
Belut juga bagus untuk kesehatan mata, perkembangan fungsi jaringan saraf, membantu membentuk protein, hormone serta membantu menormalkan tekanan darah pada otak.
Sehingga dapat menurunkan resiko terkena pembekuan darah pada otak, yang merupakan manfaat vitamin B pada belut. Selain itu, manfaat vitamin A mencapai 1600 SI pada belut, yang berguna bagi pertumbuhan, kesehatan mata dan juga sistem reproduksi.
5. Arginin
Kanker merupakan penyakit yang sangat mematikan yang paling ditakuti, termasuk penyakit payudara. Penyakit ini begitu ditakuti oleh kebanyakan wanita. Arginin yang terkandung didalam belut memiliki fungsi yang penting yaitu melakukan penghambatan terhadap pertumbuhan sel kanker payudara.
Dan bagi kita yang sangat sayang akan kesehatan jantung, maka sebaiknya mengkonsumsi belut, karena dengan mengkonsumsi belut dapat menurunkan resiko terkena serangan jantung, dan juga penyempitan pembuluh darah.
Efek Samping Daging Belut
Dibalik manfaat daging belut tersebut, belut juga memiliki efek samping. Bagi anda yang mengidap kolesterol, sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi belut. Bukan tanpa alasan pelarangan terhadap penderita kolesterol, karena pada belut terdapat kandungan lemak yang tinggi.
Cara Pengolahan Daging Belut yang Sehat
Jika ingin mengkonsumsi belut namun takut akan asam lemak dan kolesterolnya yang tinggi, disarankan dapat mengkonsumsi belut dengan cara di panggang. Komposisi asam lemak dan kolesterol yang diolah dengan cara di panggang, memiliki resiko yang kecil dikarenakan proses pembakaran daging belut. Sehingga lemak yang terkandung pada belut akan mencair dan membuat berkurangnya kadar lemak tersebut.
Berbeda dengan pengolahan belut dengan cara di goreng, belut yang digoreng menggunakan minyak, justru membuat minyak yang ada pada belut bertambah. Karena kadar lemaknya yang tidak mencair secara sempurna di dalam belut.
Sumber: msn.com


Read More...

6 Tanda bahwa Anda Memiliki Pekerjaan Hebat

Isu dan politik kantor selalu menjadi bahan pembicaraan yang menarik untuk dibahas. Mungkin ada orang yang Anda tidak suka dikantor. Atau mungkin manager Anda tidak pernah memberikan kesempatan atau kenaikan gaji yang menurut Anda pantas.
Semua tergantung pada kepribadian Anda dan tindakan Anda apakah Anda bisa mentoleransi hal tersebut di lingkungan kerja? Ada beberapa orang yang mengacuhkan hal tersebut. Ada juga beberapa orang yang tidak keberatan harus melakukan pekerjaan yang diluar jobdesk mereka dan ada juga yang tidak mau diberi tanggung jawab lebih. Hal terpenting adalah Anda harus mencari tahu apakah Anda bisa melakukan hal tersebut atau tidak.
Dengarkan kata hati Anda, dan apakah hal-hal dibawah ini Anda sukai dan apa yang tidak Anda suka. Jika hasilnya banyak sekali hal yang Anda tidak suka, sebaiknya Anda mulai untuk berpikir mencari pekerjaan baru. Simak daftar dibawah berikut:

Fleksibilitas
Jika Anda dapat mendapatkan ijin untuk tidak berangkat bekerja karena ada anggota keluarga Anda yang sakit dan membutuhkan bantuan Anda untuk pergi ke dokter, itu adalah sebuah keuntungan yang tidak semua orang miliki. Jika bos Anda memberikan ijin kepada Anda untuk bekerja dirumah saat dibutuhkan selamat! Banyak orang harus rela gajinya dipotong untuk kedua hal tersebut.

Otonomi
Apakah Anda diberi kebebasan untuk bekerja dan melakukan sebuah hal berat atau proyek besar? Ini akan sangat signifikan. Jika Anda dipercaya untuk mengerjakan tugas Anda dan mempercayakan Anda untuk melakukan hal tersebut seorang diri, itu artinya ada kesempatan baik bagi Anda.
jsid

Bekerja
Apakah Anda benar-benar suka dengan apa yang Anda kerjakan setiap hari? Apakah Anda merasa tertantang? Apakah Anda merasa dihargai? Hal tersebut bisa menjadi petimbangan Anda. Jika Anda tidak memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja Anda, namun Anda suka dengan apa yang dikerjakan, kerjakan dengan baik dan merasa dihargai oleh orang yang tepat (manajemen), Anda berarti memiliki karier yang cemerlang diperusahaan tersebut.

Orang lain
Budaya kantor, sangat ditentukan oleh orang-orang yang berada dalam jajaran manajemen dan direksi, termasuk juga orang yang Anda tidak suka dikantor. Jika Anda cocok dan suka dengan rekan kantor Anda, pastinya Anda akan tetap bertahan meski Anda tidak suka dengan pekerjaan Anda. Namun sebaliknya apakah Anda akan bertahan melakukan pekerjaan yang Anda suka namun tidak dengan orangnya? Itu tergantung pada kepuasan Anda terhadap pekerjaan Anda.

Kesempatan
Mungkin Anda membutuhkan beberapa hal untuk mengidentifikasi memungkinan peningkatan karier Anda dalam perusahaan tersebut. Hal itu juga yang akhirnya menjadi alasan apakah memang Anda harus bertahan? Mungkin ada banyak sekali kesempatan diluar sana jika memang Anda merasa tidak menemukan ada kesempatan dikantor saat ini.

 
Gaji dan tunjangan
Apakah Anda dapat membayar semua tagihan dan juga biaya lain yang Anda habiskan diwaktu senggang Anda, seperti rekreasi dan gym? Tidak semua orang bisa merasakan hal tersebut. Namun hal itu bukan satu-satunya alasan Anda harus tetap berada dikantor tersebut. Tetap jadikan hal yang Anda suka dan hal yang Anda tidak suka dalam daftar Anda. Mungkin perusahaan Anda akan memberikan training atau pelatihan luar biasa mahal. Ingat tidak semua karyawan mendapatkan kesempatan tersebut.
Sangat tidak mungkin Anda bisa mendapatkan semua hal yang Anda mau dikantor Anda. Ada beberapa kebijakan yang memang harus Anda lalui meski Anda tidak suka, sama halnya dengan hubungan pada umumnya. Bagaimanapun juga Anda harus mengenali diri Anda dan bertanya pada diri Anda. Mampukah Anda?
Jika Anda merasa terganggu dengan perusahaan sebaiknya Anda mencari pekerjaan baru, pastikan Anda tahu apa yang membuat Anda suka dan tidak suka. Anda mungkin bisa skala antara 1-10 untuk poin diatas.
Think it over. Maybe it’s not as bad as it seems.

Oleh: Marcelle Yeager

Sumber: jobstreet.co.id




Read More...

5 Hal yang Dirasakan Entrepreneur Pemula


Ryan Gondokusumo, Founder Sribu dan Sribulancer


Jumpa lagi di artikel pertama di tahun 2015 di blog yang membahas tentang tips dan strategi dalam menangkap setiap peluang usaha dan bisnis yang ada di sekitar kita. Kali ini kita akan menyajikan kisah bisnis yang sangat inspiratif dari sebuah perusahaan yang benar-benar di rintis dari awal dan sekarang sudah menemukan jalannya dan cukup sukses.

Langsung saja memalui kisah sukses bisnis yang di geluti oleh seorang anak muda yang bernama Ryan Gondokusumo yang bisa kita simak kisahnya dibawah ini :

Ryan Gondokusumo founder dari www.sribu.com penyedia jasa crowdsourcing desain) ini ternyata memulai karirnya dengan menjadi Head of Business Development di salah satu perusahaan swasta. Selama beberapa tahun menjalani hari-harinya sebagai karyawan swasta, ia pun memutuskan untuk memulai sebuah bisnis usaha online startup dengan visi besar yang bisa menjadi next big thing di dunia internet.

Dia meninggalkan pekerjaan tetapnya dan mulai menangkap peluang bisnis dan merintis usaha Sribu di tahun 2011. Sama seperti founder startup lainnya, Ryan juga merasakan berbagai kesulitan pada awal perjalanan Sribu. Pada tahun pertama berdirinya, Sribu tidak langsung sukses karena ada banyak tantangan yang harus dihadapi.

Banyaknya hal yang harus diselesaikan pada awal mengembangkan startup, merasakan sulitnya mengerjakan banyak hal secara bersamaan. Tak heran jika yang dirasakan transition shock ketika mengubah haluannya untuk menjadi seorang entrepreneur. Inilah 5 hal yang Ryan rasakan saat memutuskan menjadi seorang entrepreneur:


1. Tidak mendapatkan pemasukan apa pun


Sebagai seorang founder, tentu Ryan tidak mendapatkan pemasukan di awal mulai merintis bisnis usaha ini. Karena pada awal berjalannya Sribu, dia tidak mendapatkan pendapatan bulanan lagi dan juga belum mendapatkan investasi. Sedangkan di saat yang bersamaan harus secara total mengurus Sribu.



2. Harus membayar gaji karyawan setiap bulan dari modal yang terbatas.
Apa pun yang terjadi, menggaji karyawan adalah hal yang wajib dilakukan oleh pemilik bisnis. Meski seorang founder memiliki modal yang terbatas, Ryan akan tetap membutuhkan bantuan karyawan untuk mengembangkan usahanya. Untungnya pada saat itu ia bisa menemukan freelancer profesional yang membantunya menyelesaikan beberapa pekerjaan tanpa harus menggaji per bulan.

3. Bekerja jauh lebih keras dibanding biasanya
Banyak orang mengira dalam berbisnis usaha menjadi pemimpin perusahaan adalah hal yang menyenangkan. Namun, itu semua tidak terbukti. Sewaktu menjadi karyawan, Ryan bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Namun, begitu menjadi seorang entrepreneur, dia harus terus bekerja dan memutar otak terus menerus agar bisnisnya bisa berkembang lebih cepat.

4. Mengalami Perekrutan Karyawan yang Sulit

Pada sebuah bisnis khususnya startup, banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan menuntut pekerjanya untuk memiliki multiple skill sehingga pekerjaan yang terselesaikan akan lebih banyak. Tentu sangat sulit bagi Ryan untuk mencari karyawan dengan multiple skill yang ia butuhkan. Untuk menyiasatinya, maka ia mencoba melakukan penyeleksian pekerja secara online. Meski saat itu  hanya menemukan freelancer, sangat bersyukur karena dengan menggunakan jasa freelance banyak sekali pekerjaan yang terselesaikan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya, dan akhirnya bisnis usaha berjalan dengan lebih mudah.

5. Tidak ada yang peduli dengan usaha yang dirintis

Dalam menjalani peluang usaha ini dan apalagi sebagai seorang founder, Ryan merasakan bahwa hanya dirinya lah yang benar-benar peduli dengan Sribu dan perkembangan karena ia telah bertaruh banyak untuk menjalankan Sribu. Sedangkan bagi para karyawan atau pun freelancer yang direkrutnya hanya akan memperdulikan sebatas hak dan kewajibannya. Terkadang situasi seperti ini terjadi dalam setiap bisnis usaha yang baru maupun sudah lama berdiri.

Perubahan dari karyawan menjadi entrepreneur yang mendirikan sebuah startup benar-benar membuka mata Ryan. Namun, hal ini tidak disesalinya karena berhasil mengembangkan Sribu. Terbukti dari Sribu yang berhasil memenangkan Sparx Up di akhir 2011, dan mendapatkan investor. Selain itu, setelah Ryan merintis Sribu selama lebih dari 3 tahun, Ryan pun mulai merintis startup barunya,www.sribulancer.co.id yang menyediakan jasa untuk mempertemukan klien dengan freelancer.

Bagaimana dengan Anda? Sudah siapkah Anda di tahun 2015 ini untuk meninggalkan zona nyaman Anda dan memanfaatkan peeluang bisnis dan berani merintis usaha sendiri seperti Ryan?
Read More...